Jumat, 18 April 2014

Kumpulan puisi

Rasa Tak Terduga

Kucoba menahan namun bibir tak mau bungkam
Sebuah rasa  tak terduga yang  datangnya jauh dari dalam

Tlah kucoba
Membuka tabir yang kau tak pernah mau untuk membukanya
Mengulurkan tali yang kau tak pernah mau untuk menambatnya

Bagaimana hendak berlabuh bila dayung tak terkayuh?
Bagaimana hendak berpijak bila kaki tak  tertapak ?

Aku hanya meminta pada Tuhan
Semoga masih ada sisa-sisa harapan
Yang memberiku seribu kekuatan
Tuk terima segala keputusan


#fafsiris


Melepas Cenderawasih


Jika kau layu dan lemah
Ku kan berdiri tegak menopangmu walau dengan kaki patah
Jika kau diam tak terhiraukan, bahkan hampir mati kekeringan

Kukan datang dengan gelas-gelas kecil berisikan embun kesejukan berada di tangan
 

Akan kulakukan
Menatap luas langit dengan kepala tertunduk ke bumi yang sempit
Semua akan tertawa dan mungkin tak percaya
 

Tak peduli, akan kucoba
Sampai bibir ini tak mampu berucap dan tangan tak mampu mendekap
Bahkan hingga mata tak berdaya terbuka 
dan diri mulai dirasuki rasa tak percaya
Maka disitulah cenderawasih akan ku lepas ke angkasa

#fafsiris


Berhenti Sendiri


Dirimu bagai siang
Pasti akan datang dan juga pasti akan hilang
Tapi itu nanti

Biarlah kuselami perasaan ini
Perasaan yang mampu menembus angan-angan yang sekarang sedang menghantui pikiran
Mungkin aku akan jatuh, lemah dan terpuruk
Bahkan mungkin semua ini akan membawaku pada jurang kehancuran yang sedari tadi setia menantiku
Tapi itu nanti

Biarlah kuarungi perasaan ini
Bagai luas samudera tanpa tepi
Bagai luas tanah tanpa arah
Biarkan kuhadapi


Sampai nanti
Sampai kaki ini lelah
Sampai tangan ini lemah
Bahkan sampai hati ini mati
Dan semuanya akan terhenti sendiri


#fafsiris


Panggilan Kedua


Ada saat dimana waktu akan berhenti berputar
Saat dimana jantung sudah tak lagi berdebar
Yang ada hanya tubuh terbaring kaku di pangkuan orang-orang gemetar

Bukan salah waktu
Juga bukan salah mereka yang tak dapat membantu
Hanya diri yang belum siap menerima
Keputusan akhir dari diri-Nya Sang Pencipta

Seandainya masih bisa,
Aku ingin berada disini lebih lama
Dan berjanji menunggu panggilan kedua dengan setia

Akan kutabur benih-benih suci lebih banyak
Agar tumbuh subur dan dapat kupetik hasilnya kelak
Akan kutanam tunas-tunas kebaikan
Agar disana dapat kujadikan sebagai santapan

Aku belum siap Tuhan
Panggil aku setelah aku benar-benar mapan
Setelah aku menyelesaikan semua urusan

Keberadaanku dalam lubang penyesalan


#fafsiris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar